Sunday, 31 August 2014

10 Hal yang Harus Dihindari oleh Pengendara Sepeda Motor di Jalan Raya

Sebel ya kalo pas berkendaraan motor di jalan raya terus ada yang ugal-ugalan, entah itu ada yang ngebut, menerobos lampu merah, atau bahkan sambil mainan handphone di jalan. 


Sebagai pengguna setia sepeda motor yang setiap hari melakukan aktifitas antar jemput anak-anak sekolah, saya akan share tentang beberapa hal yang sering mengganggu saya di jalan, atau mungkin malah bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain. 

Hal tersebut antara lain adalah, 

1. Menggunakan handphone 

Entah itu menerima sms, panggilan telepon, bbm, atau segala macam aktifitas yang menggunakan handphone. Jika memang aktifitas itu mau dilakukan silahkan menepi dan berhenti dulu. 

2. Menerobos lampu merah 

Hal ini sering banget terjadi atau malah bisa dikatakan sangat ngetrend. Di traffict light, saat nyala lampu hijau berganti dengan lampu merah, kecenderungan pengendara sepeda motor saat ini bukan malah menginjak pedal rem untuk berhenti, tetapi justru malah menarik gasnya kenceng-kenceng meningkatkan kecepatan sepeda motornya untuk tetap melaju menerobos lampu yang sudah berwana merah, padahal kendaraan dari arah lain yang lampu lalulintasnya sudah berwarna hijau sudah mulai berjalan. 

Penerobosan lampu merah ini tidak hanya terjadi saat pergantian nyala lampu hijau ke lampu merah, biasanya saat jalan agak sepi ada beberapa pengendara sepeda motor yang tengok kanan tengok kiri dan main ngegas aja nyelonong

Apa mereka itu tidak membayangkan ya, seandainya ada 2 orang saja yang berpikiran sama dengan dia dan main nyelonong aja, hmmm gubrakk!! 
Pasti tabrakan dahsyat yang tidak terdugapun akan terjadi. 

3. Berkendara di lajur jalan sebelah kanan untuk jalan 2 arah 

Tahukah Anda? Ketika Anda berkendara di lajur jalan sebelah kanan, sama saja dengan Anda melawan arus. Selain Anda melanggar aturan berlalulintas, Anda sudah membahayakan diri Anda sendiri karena peluang tertabrak dari depan sangat besar, bahkan Anda sudah mengganggu pengendara lain yang sudah benar berjalan di lajur jalan sebelah kiri. 

Apalagi jika Anda lewat di depan sebuah gang. Bisa jadi Anda tertabrak pengendara yang mau keluar dari gang. Segera insyaf ya? :)

4. Berbelok tanpa melihat kondisi di samping dan belakang 

Biasakan menyalakan lampu sign dan melihat spion saat mau belok, atau mau mendahului. Bahkan ketika mau berhenti sekalipun.

Berkendara di jalan raya ibaratnya kita dalam kehidupan sehari-hari, harus ada komunikasi yang baik antara kita dengan orang di sekitar kita. Kalau mau belok ya harus ngasih tanda, kalau mau mendahului ya harus ngasih tanda.

5. Mendahului dari sebelah kiri

Ada saatnya memang kita bisa mendahului dari sebelah kiri, yaitu pada saat marka jalan sebelah kiri ada garis putus-putus, atau pada saat kendaraan yang mau didahului berjalan pelan dan berada di tengah. 

Pada kondisi normal biasanya kita mendahului dari sebelah kanan dengan memastikan terlebih dahulu bahwa kondisi depan, belakang dan samping aman untuk mendahului kendaraan di depan kita.

6. Berkendara dengan muatan berlebihan 

Setiap kendaraan pasti mempunyai batas muatan yang aman. Tentu saja berkendara dengan muatan yang overload sangatlah berbahaya. 

7. Tidak mengenakan helm 

Sudah pasti helm akan melindungi kepala kita dari benturan. Jangan lupa pilih yang berstandar SNI dan pastikan bunyi klik! saat mengenakannya, itu pertanda helm sudah terkunci dengan benar.

Yang sangat disayangkan adalah kesadaran menggunakan helm ini masih sangat rendah, dengan alasan, "ah, wong hanya deket aja kok", "maluuu kalo pake helm, gak gaul!", dll.

No excuse yaa... please pakai helm, ini juga demi keselamatan diri sendiri kok.

8. Berkendara dalam kondisi badan yang sedang tidak fit 

Pastikan badan sehat, tidak sedang mengantuk, atau tidak sedang dalam pengaruh minuman keras. Jika dilakukan hal ini sangat membahayakan pengendara itu sendiri bahkan bisa membahayakan orang lain juga.

9. Lupa tidak membawa kelengkapan surat 

Demi keamanan berkendara jangan lupa SIM dan STNK dibawa serta. Pastikan kedua dokumen itu selalu berada di dalam dompet.

Hindari kebiasaan meletakkan dokumen penting di dalam jok motor untuk mengantisipasi kehilangan ataupun pencurian dokumen.

10. Berkendara di tengah

Untuk kendaraan sepeda motor memang sudah ditakdirkan untuk berada di lajur sepeda motor, yaitu di pinggir sebelah kiri. Masih banyak mereka yang tidak menyadari bahwa satu lajur jalan dua arah itu dipakai oleh semua pengguna jalan, mulai dari pengendara sepeda, sepeda motor dan mobil atau kendaraan roda 4 lainnya. Kalo kita berkendara motor di tengah dengan kecepatan pelan, jangan heran ya kalau diklakson mobil dari belakang, itu pertanda kendaraan lain mau lewat juga.

Itulah 10 hal yang harus dihindari saat berkendara sepeda motor di jalan raya. Ini opini saya sebagai seorang emak yang ingin merasa aman berkendara di jalan raya.

Betapa pentingnya untuk mematuhi rambu-rambu lalulintas. Betapa indahnya jika sopan santun di jalan raya kita tegakkan. Siapa bilang aturan dibuat untuk dilanggar? Yuuk menjadi warga negara yang baik dengan berdisiplin lalu lintas dan sopan di jalan raya. 

Salam :)

19 comments:

  1. Iya tuh, harus dihindari. Kalau gk, maut bisa menanti kmudian..

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mbak, yuuk disiplin berlalulintas
      makasih yaa kunjungannya :)

      Delete
    2. ups maaf ya mas Rianda :) mataku agak siwer td panggil mbak :(
      sudah berkunjung balik dan add G+ nya yaa :D

      Delete
  2. pagi bu ninik sudah saya foll back blog yang nih....trus mau nambahkan bu hal yang perlu di hindari dalam berkendara sepeda motor adalah: dilarang mengendarai sepeda motor jika gak pakai baju kata mamak saya nanti bisa masuk angin duduk katanya, bener nggak sih.....( pose sambil mikir .... :D )

    ReplyDelete
    Replies
    1. malem mas yuli...
      makasih sudah di follback..
      hmmm kalo di bali banyak bule bersepedamotor gak pake baju mas, hehe

      Delete
    2. wah iya kah, berarti kata emak saya salah kali ya,.....hehe...
      kalau bule kayaknya udah terbiasa gak pake baju sih mbak xixixi....

      Delete
    3. kata emak sih masuk akal juga mas
      kalo gak pake baju, meskipun gak naik motor lama2 juga akan masuk angin
      gak percaya? monggo dicoba...hehehe

      Delete
  3. iya mbak, aku setuju! banyak banget para pengendara yang menggunakan handphone saat berkendara -,-

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mbak, padahal sangat membahayakan itu..
      makasih yaa :)

      Delete
  4. wah iya saya sering tu sebel kalau di lalu lintas.. sebel ga bs nyeberang soalnya hahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kalo itu mah cepetan nyari yg mau nyebrangin...hihihi

      Delete
  5. Naa, saya sering tuh Mak berkendara dalam kondisi badan yang sedang tidak fit . Walhasil, sampe rumah atau besoaknya langsung tepar, demam membara...hahaha....Meski sudah diberi tips..tapi[ kok kayaknya masih banyak aja yang masih melanggar ya, termasuk saya.. :) hihiihh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. tuh kan....aturan itu bukan untuk dilanggar kan Mak *tsah*...hihihi

      Delete
  6. Yang paling pengen "nampol" kalau liat orang tua mengizinkan anak kacil mereka berdiri diatas motor. Walaupun dia diapit dan dipegangi, tetap saja berbahaya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mak, itu bahaya banget.. anaknya sih seneng sambil lonjak-lonjak.. ortunya gak menyadari kalo sudah membahayakan anaknya sendiri

      Delete
  7. Penting nih mbak, banyak yang mengabaikannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mbak.. semoga semakin banyak warga yang sadar tertib berlalulintas :)

      Delete
  8. Setuju sama semuanya mbak :) Kalau semua aturan tersebut dipenuhi enak banget ya, bakalan tertib dan lancaaar :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa mbak makasih..
      hanya saja banyak yang mengabaikan keselamatan mereka dengan melanggarnya.
      masih banyak yang ogah pake helm dengan berbagai macam alasan, padahal apa sih beratnya pake helm :)

      Delete

Yuuk saling berbagi, saya menunggu komentar dan saran Teman-teman :)