Thursday, 4 December 2014

Umur Manusia adalah Ketetapan Allah

Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya(QS. Ali Imran [3]: 145)
Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun
Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali
(QS. Al-Baqarah [2]:156)


Di kampung saya, sudah dua orang meninggal dunia dalam rentang waktu sepuluh hari ini. Seminggu yang lalu, seorang Ibu yang memang sudah berumur 70 tahunan dan menderita sakit hampir setahun. Hari Sabtu kemarin, kembali ada berita duka seorang anak SMP yang baru berusia 14 tahun meninggal karena kecelakaan Jumat malam. Menurut kabar, si anak memang tidak pakai helm dan bisa jadi berkendara dengan kecepatan tinggi, menabrak pot beton pembatas jalan.

Sebenarnya apapun penyebabnya, entah sakit atau tidak, pakai helm atau tidak, semua itu sudah menjadi ketetapan Allah, dan saya sangat mengimaninya. Ada beberapa orang yang berkata: "seandainya tadi pakai helm", atau "seandainya tadi nurut gak jadi keluar rumah", dll, dll.
Menurut saya itu hanyalah logika manusia, tapi Tuhan tidak perlu berlogika. Logika manusia selalu mengedepankan hubungan sebab-akibat, tapi Tuhan tidak.

Dari kejadian di atas saya hanya mengambil kesimpulan bahwa umur seseorang itu sudah menjadi ketetapan Allah yang tidak bisa ditawar lagi. Tidak peduli tua, muda, miskin, kaya, jelek, cantik, sudah bertobat atau belum. Kejadian tersebut sebenarnya adalah alarm untuk kita yang masih diberi umur ini untuk selalu mengingat bahwa kitapun bisa diambilNYA kapan saja.

Kalau sudah waktunya, tidak akan bisa dimajukan atau dimundurkan.

Ya Allah, jadikan kami husnul khatimah (akhir yang baik), aamiin O:)
Tulisan Allah ini saya buat dari pasir Gunung Kelud di depan rumah,
sewaktu Gunung Kelud meletus beberapa waktu lalu
*****

22 comments:

  1. Saya tambahain jodoh mati dan rezeki ya bunda yang menjadi Rahasi Illahi... Artikelnya bagus... Makasih

    Salam dari Pulau Dollar

    ReplyDelete
  2. Inna lillahi wa inna ilaihir roji"uun . 1 org guru pernah menasehati, saat menerima musibah pantang mengatakan...seandainya...seandaniya...sebab itu perangkap setan agar hamba tak ikhlas terima keputusanNya/ menolak qadar buruk,

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mak, hati yang semula ridha menjadi tidak ridha...memang sulit tapi harus mau belajar ya Mak :)

      Delete
  3. aamiiin..iya mba, usia itu hanya Allah yg tau pasti. Sama di kampung juga ada tetangga seusia bapak saya yg meninggal, jadi suka khawatir sama ibu bapa yg tinggal berdua di rumah.:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga Ibu Bapa mbak Kania selalu sehat dan diberi panjang umur yang barokah, aamiin :)

      Delete
  4. Kalau sudah menjadi rahasia Allah maka kita perlu memikirkan yang lain. Misalnya mempersiapkan kematian atau meningkatkan ibadah

    ReplyDelete
    Replies
    1. kita harus menggunakan waktu yang tersisa untuk selalu berbuat kebaikan sebagai bekal :)

      Delete
  5. Manusia sebaiknya memang gak boleh menghayal "Seandainya begini, akan begitu.." seolah2 dapat menentukan takdir. Padahal semuanya telah ditetapkan oleh Allah SWT

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, itu salah satu bentuk ketidakikhlasan...

      Delete
  6. Saya masih sering mengatakan, "Seandainya"....walau tau bahwa segala sesuatu sdh ditetapkan Tuhan.. .Manusui kadang sulit menerima, tapi...tak bs pula melawan kehendak Tuhan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener Mbak Eka, sangattt sulit, tapi kita harus belajar sedikit demi sedikit, pasti bisa :)

      Delete
  7. Selalu merinding kalo membaca anak2 meninggal Mak. Mungkin karena saya punya anak ya ....
    Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama Mak, saya juga merinding, apalagi kalau melihat orangtuanya yang merasa sangat kehilangan :(

      Delete
  8. aamiin...

    hr ini jg saya dpt berita ada tetangga yg kecelakaan wkt naik motor :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun

      Semoga tetangganya baik2 saja ya Mbak :)

      Delete
  9. Jodoh dan umur hanya alloh yg tahu dan manusia hanya menjalankannya saja, betul kan mbak? hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener Mbak, kita tinggal menjalankannya dengan sebaik-baiknya.... :D

      Delete

Yuuk saling berbagi, saya menunggu komentar dan saran Teman-teman :)